Pun begitu, kau maafkanku
Hingga seratus tahun lagi
Karena untukku setiap waktu
Engkau berusaha
Tuk selalu memaafkanku
Hingga seratus tahun lagi
Karena untukku setiap waktu
Kau masih berdoa
Setiap Waktu – Hindia
“Le, ojo jahat-jahat!” kata Ibu tiba-tiba beberapa waktu yang lalu.
“Nggih,” jawabku singkat tanpa tau konteksnya apa sehingga tiba-tiba muncul kata-kata demikian.
Suasana sedang hening. Santai dan tidak ada obrolan apa-apa sebelumnya. Kemudian, mendadak muncul titah seperti itu dari beliau.
Perintah yang sepertinya aku tau arah dan tujuannya tentang apa. Dan juga ke siapa aku tidak seharusnya berperilaku buruk seperti itu dalam menyikapi suatu peristiwa. Dugaku ngawur tanpa bertanya.
Kemudian kalimat pengiyaan di hari itu, sepertinya sudah sering kali gagal aku tepati. Namun entah kenapa, rasanya selalu saja beliau maklumi.
Payah!😖
#27032025